Nada Hasni M

I am Writer

Nada Hasni Muhammad

Saya bukan orang luar biasa, juga bukan orang biasa. Saya hanyalah orang jawa lugu, kalem, sopan, santun, dan nggak neko-neko. Sedari kecil saya suka dengan hal yang berbau seni, mungkin karena lingkungan keluarga, Bapak suka desain, dan dari keluarga Ibu suka musik. Setiap hari saya biasa dipanggil dengan sebutan "Dadang" yang entah dari mana asalnya sebutan itu.
Disini saya menuangkan semua passion saya.
Perlu diingat saya masih bersekolah dan saya adalah bocah labil ingusan.

  • 68137, Jl. Diponegoro VII/73 Jember, Jawa Timur, Indonesia
  • +6289520029159
  • hasni.nada.75@gmail.com
  • www.nadaprodjek.tk
Me

My Professional Skills

Dibilang professional sih, belum ya... Saya disini masih mendalami passion, menggali jati diri, dan ilmu-ilmu lainnya.

Design 10%
Photography and Cinematography 5%
Music 10%
Blogging and Writing 7%

Pemesanan Desain

Disini saya menerima pemesanan desain apapun dengan harga nego bersahabat, yang pastinya murah. Cukup kontak saya langsung via WA.

Desain Kreatif

Desain yang saya buat saya usahakan selalu kreatif, dan menarik. Mengikuti perkembangan trend, dan teknik desain dunia.

Proses Pengerjaan

Prodjek-prodjek yang saya garap akan selalu saya usahakan dengan maksimal.

Fast Response

Waktu pengerjaan desain akan saya optimalkan setiap waktu senggang saya, mengingat saya seorang pelajar. Saya akan usahakan yang terbaik.

Koreksi

Dalam pengerjaan saya akan selalu berusaha untuk mewujudkan keinginan anda dengan pengamatan anda disetiap pengerjaan hingga akhir.

Hasil

Hingga hasil akhir jadi, dimana sesuai keinginan anda, juga dengan inovasi, dan kreatifitas saya, saya harap ini akan memuaskan anda.

0
completed prodjek
0
design award
0
instagram like
0
current projects
  • Journey to Ranu Kumbolo April 2K18

    Ranu Kumbolo

    Beberapa hari yang lalu saya dan teman-teman sekolah sempat mengunjungi salah satu tempat yang mungkin bisa dikatakan terindah pada jejeran tempat di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Yaitu Ranu Kumbolo. Ranu Kumbolo merupakan sebuah danau gunung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letaknya di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru, dan memiliki luas mencapai 15 hektare.

    Awal mula perjalanan kami kesini sebenarnya hanya berawal dari guyonan. Salah satu teman saya @kentir.asf  dan saya bercanda tentang pendakian gunung traveling, dsb. Kami juga sempat diiming-iming oleh beberapa teman kami yang sudah pernah kesini sebelumnya, bahkan telah sampai puncak "Mahameru", WAW.

    Nah, candaan kami didengar oleh salah satu teman kami yang sudah pernah kesana @imamiyah06, dan ia mengajak kami untuk kesana bersama teman kelas lainnya, sebagai pengisi waktu di momen" terakhir masa SMA, huhuhu. Karena perbekalan, persiapan, budget, yang belum ada, dan juga waktu yang mepet. Sempat membuat saya undur diri dari trip ini. Eh, gak taunya tiba" hujan rezeki membanjiri saya, dan juga teman saya yang juga merupakan anggota PA "Pecinta Alam" ini meminjam berbagai perlengkapan untuk perjalanan nanti. Hati pun saya mantabkan dan persiapan lain seperti fisik dan mental juga mulai saya persiapkan. 

    Maap ane masih pemula, ranukumbolo aja persiapannya ribet amat, hehe...

    Setelah waktu keberangkatan ditentukan, pemesanan/pembelian tiket masuk, persiapan surat kesehatan, dll. Kami pun menunggu hari keberangkatan kami ke Ranu Kumbolo. Di sela" waktu ini saya juga selalu mendapatkan ide-ide, inspirasi, berbagai ekspektasi di perjalanan nanti akan seperti apa. Saya berencana membuat film pendek dokumenter kelas, dan juga hunting beberapa di spot yang sudah saya survei dari internet. Wah pokoknya semangat menggebu-gebu deh.

    Semalam sebelum keberangkatan kami semua packing barang dan perlengkapan bersama di salah satu rumah teman kami @gheynaaa. Di sana kami juga beristirahat dan makan malam untuk persiapan berangkat esok pagi. Oh ya, total rombongan kami ada 16 orang. Kami berangkat dengan 2 mobil yang dibawa oleh teman kami sendiri @aldifajar191 @haryo_kavad.

    Jam 3 pagi kami berangkat dari Jember, menuju Lumajang. Malam itu kami hampir tidak tidur sama sekali, karena "HERI" alias heboh sendiri mempersiapkan segala hal. Untungnya tiap" mobil memiliki asisten driver @nandaxx, dan @hendracr, haha. Perjalanan darat mulai susah saat kami mulai mendekati desa Ranu Pani, yaitu desa terakhir bagi para pendaki sebelum mendaki ke "Mahameru". Jalannya super sekali, tikungan tajam dan juga terjal. Parahnya lagi, kami merasa jalan tersebut panjang sekali dan tidak sampai-sampai, hingga teman saya semobil @endryan.pratama sempat mengalami mual, hahaha.

    Sesampainya di desa Ranu Pani, kami disambut pemandangan desa yang berbukit-bukit seperti dalam kartun Teletubbies, dan juga udara sejuk yang menusuk menembus pakaian kami. Saya sendiri sempat kedinginan disana, akhirnya sayapun berburu sinar matahari disana, hehe. Di sana saya juga membeli beberapa perlengkapan tambahan yang mungkin berguna saat perjalanan.

    Jam 11 pagi kami diberi pengarahan "briefing" oleh tim relawan yang sudah berpengalaman di sana. Ternyata melakukan pendakian tidaklah sesimpel yang saya bayangkan, kelengkapan surat", pantangan" saat mendaki, dan yang terpenting kita harus selalu menjaga alam, dan kebersihan. Apabila melanggar akan dikenai sanksi tegas oleh penduduk sekitar juga tim relawan.

    Perjalananpun dimulai, perjalanan awal tidaklah terasa berat bagi kami, tetapi salah satu teman kami @ciinnntyaaaaa yang memiliki berat tubuh diatas rata" mulai terlihat terengah-engah, eh maap cin... Kami pun mulai khawatir dan kami langsung melakukan rencana B yaitu, rombongan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berangkat terlebih dahulu agar cepat sampai dan mendirikan tenda. Kelompok kedua di belakang perlahan menyusul kelompok pertama.

    Perjalanan menuju ranukumbolo cukup panjang. Kita diharuskan melalui 4 pos, dan waktu pendakian normal sekitar 5 jam. Saat perjalanan menuju pos pertama @ciinnntyaaaaa terengah-engah, tapi saya dan teman" selalu menyemangatinya, dan meyakinkannya bahwa dia bisa. Satu persatu teman di rombongan kedua mulai mendahului. Hingga akhirnya tersisa 5 orang terakhir di rombgongan kami yaitu saya, @ciinnntyaaaaa@nandaxx, @alfarrazzaqkr, dan @imamiyah06. Perjalanan menuju pos pertama ini lumayan menanjak tapi mungkin inilah trek terpanjang saat menuju Ranu Kumbolo.

    Saat sampai di pos pertama, kami berlima mulai lega dan bisa beristirahat, walaupun kami tidak menemui teman rombongan lainnya disana, karena mereka sudah berangkat terlebih dahulu. Setelah beristirahat kami berangkat lagi, kami berempat mulai khawatir terhadap @ciinnntyaaaaa, karena mulai terlihat kelelahan. Menuju ke pos dua tak terlalu jauh, maka dari itu kami tak begitu kelelahan.

    Sesampai di pos dua, kami hanyalah beristirahat sebentar, dan langsung melanjutkan perjalanan menuju pos 3, karena waktu mendaki hampir melewati batas normal. Saat itu pula kami mulai merasa kelelahan, namun kami yakinkan diri kami untuk tidak saling mendahului, dan tetap bersama membantu @ciinnntyaaaaa. Saat menuju pos tiga ada salah satu tempat yang unik di jalur pendakian, yaitu "Jembatan Merah". Jembatan ini disebut "Jembatan Merah" karena dicat berwarna merah. Konon katanya disini sering kali terjadi penampakan sosok halus, grr. Tapi kami semua sebelum memulai pendakian sudah meyakinkan hati dan pikiran, untuk terus berpikir positif, dan alhasil disana tidak terjadi apa-apa. Kami malah menikmati pemandangan yang disuguhkan dari "Jembatan Merah".

    Jembatan Merah

    Tak lama setelah itu kami sampai di pos ketiga. Disana kami bertemu beberapa "Porter" yang beristirahat menunggu rombongan yang menyewanya. Kami bercengkrama dan bergurau. Mereka sangatlah baik. Mereka memberi beberapa arahan kepada kami, motivasi, dan juga beberapa camilan. Disana kami beristirahat cukup lama karena @ciinnntyaaaaa sudah kelelahan. Sempat dia pesimis tetapi kami tetap menyemangatinya. Kami beristirahat lama karena trek yang akan kami lalui dari pos 3 ke pos 4 sangatlah terjal dan mungkin trek yang paling menguras tenaga saat menuju "Ranu Kumbolo".

    Kami pun berangkat menuju ke pos 4. Hari juga mulai gelap, dan kami hanya memiliki sedikit penerangan, karena penerangan lainnya berada di tas elektronik, dan senter SWAT saya juga berada di tas saya yang dibawa oleh rombongan teman yang mungkin sudah sampai di "Ranu Kumbolo". Di tengah kegelapan kami tidak menemukan pendaki lain, hanya kami berlima. @ciinnntyaaaaa juga sudah tertatih-tatih. Tetapi di sepanjang jalan kami disuguhi cahaya bintang" yang tampak terang berbintik-bintik di angkasa. Hal itu membuat kami lebih bersemangat.

    Pertengahan jalan menuju pos 4, cahaya tenda-tenda di ranukumbolo mulai terlihat, menandakan kami sudah dekat dengan tujuan. Tiba-tiba kami mendengar suara di belakang, kami berhenti sejenak dan ternyata mereka adalah rombongan pendaki dari beberapa daerah. Lalu mereka berangkat bersama kami. @nandaxx dan @alfarrazzaqkr menjadi penunjuk jalan, karena mereka sudah pernah ke "Ranu Kumbolo". Saat perjalanan itu pula saya mengalami hal yang paling tidak bisa saya lupakan. Entah mungkin saya bengong atau apa, saya menabrak batang kayu yang cukup besar, dan itu membuat saya sedikit pusing, hehehe...

    Tibalah kami di pos 4, tetapi kami langsung melanjutkan perjalanan karena khawatir terjadi sesuatu di tengah kegelapan begini. Saat itu juga merupakan saat yang membuat saya khawatir, saat @ciinnntyaaaaa sesak napas. Tetapi syukur, kami bisa mengatasinya bersama. Kami melalui satu bukit lagi dan sampailah kami di camp site "Ranu Kumbolo" tepat pukul 7 malam ( Pendakian mulai dari jam 11 pagi - 7 malam ). Kami disana berkumpul lagi dengan rombongan, beristirahat, dan juga mengatasi beberapa masalah. Huh, susah memang, tapi kenangan seperti ini takkan terlupakan, hehe. Kami juga membuat rencana baru untuk perjalanan pulang. Malam itu sangatlah dingin, meski saya tidur dengan sleeping bag di dalam tenda, saya masih saja merasa kedinginan.

    Keesokan saya bangun dan keluar tenda. Saat itu pula ide liar saya bergejolak. Kami semua disuguhkan pemandangan "Ranu Kumbolo" yang masih berselimut kabut. Udaranya yang sejuk, menusuk menembus pakaian kami. Saya langsung cepat-cepat mengambil kamera dan mulai mencari beberapa titik spot yang sudah saya impikan, hoho. Kabut kala itu menjadi momen yang pas untuk komposisi foto moody. Saya, @alfarrazzaqkr@nandaxx, dan @kentir.asf pun beraksi, sesi hunting pun dimulai. berikut hasil beberapa foto kami, meskipun masih jauh dari ekspektasi, huh.

    Kabut Pagi Ranu Kumbolo

    Saya pun tak menyangka, foto ini dapat terlihat EPIC saat diedit. Hal ini yang menjadi penawar luka saya akibat ekspektasi dan ide-ide saya kala itu banyak yang tidak kesampaian, wkwkwk.

    Setelah kabut mulai menghilang, Teman-teman yang lain pun mulai berfoto ria dengan background indah "Ranu Kumbolo". Saat itu juga saya menyadari betapa indahnya tempat ini. Airnya yang segar dan jernih, serta sangat dilindungi kebersihannya. Barisan pepohonan yang EPIC, serta lekukan-lekukan bukit yang menawan, seketika mengetuk hati saya untuk bersyukur, karena bisa menikmati suatu ciptaan Tuhan yang begitu indah.

    Tukang Foto Dadakan

    Setelah dipikir-pikir lagi saya juga tidak rugi meski banyak ekspektasi saya tak sesuai realita. Saya bisa langsung bereksperimen dengan kamera di alam bebas, mempelajari banyak komposisi, dan juga cara kerja kamera secara manual lebih dalam lagi. Banyak juga pelajaran hidup yang bisa saya ambil dari perjalanan ini.

    Petualangan mungkin akan menyakitimu. Tapi, terjebak dalam rutinitas yang tidak kau sukai, akan membunuhmu perlahan. Terkadang, kita hanya perlu menghilang.
    By Fiersa Besari

    Persiapan sebelum pulang

    Jam 9 pagi kami mulai prepare untuk perjalanan pulang. Kami mulai meringkas tenda, barang bawaan, bekal, dan perlengkapan lainnya, oh ya kami juga memastikan semua sampah terbawa dan tak tertinggal, sehingga tidak mencemari alam di "Ranu Kumbolo", mengingat danau ini dianggap sebagai tempat sakral bagi beberapa golongan. Kita harus ingat bahwa masyarakat indonesia memiliki berbagai Agama dan Keyakinan, dan sudah seharusnya kita saling menghargai satu sama lain. Bukti bahwa danau ini dianggap sakral adalah adanya prasasasti di sana. Sayangnya saya tak sempat mengabadikannya.

    Sekitar jam 10 atau jam 11 pagi kami berfoto bersama lalu pulang. Perjalanan pulang lebih ringan tetapi tetap @ciinnntyaaaaa terlihat ngos-ngosan, hehe... Tapi @ciinnntyaaaaa termasuk hebat loh, bisa mengatasi batasan fisik dan mentalnya, akhirnya sampai dan selamat sampai rumah, yey!!

    Perjalanan EPIC ini akan selalu saya kenang. Kenangan di akhir masa SMA yang mungkin tidak akan terulang lagi. Tempat ini yang menjadi saksi bisu kebersamaan kita @armadasmada.

    Semangat terus ARMADA!! Kejar terus impianmu!!  Jangan takut gagal!! Jangan berhent bermimpi!!
    Karena kegagalan yang sesungguhnya adalah dimana saat kita berhenti bermimpi.
    ARMADA HORAAASSSS!!

  • Typo Mulu? Nih Solusinya

    Typo Mulu? Nih Solusinya
    Halo sobat! Akhirnya terbit juga artikel keduaku, maaf kalo lama updatenya ya.... Ya memang yang namanya sifat malas itu kaya jelangkung, "datang tak diundang dan pulang tak diantar". Saat ini aku bersyukur si malas sudah pulang, dan akhirnya bisa selesain gambar desain di atas, juga artikel ini. Bye-bye malas!!!

    Gua jamin kalian semua pasti pernah deh ngelakuin secara sengaja maupun tak disengaja yang namanya "TYPO" a.k.a salah ketik/penulisan. Memang yang namanya si-Typo ini bikin jengkel yang ngetik juga yang nerima pesan, chat, dll. Gua, eits gapapa ya aku kali ini pake kata "Gua", biar hits dikit, ahay. Gua punya temen nih, dia tuh keseringan banget Typo-nya, gua paling malas tuh pas baca chat dari dia. Bayangin deh typo-nya kebangetan sampe-sampe jadi teks abstrak, gak kebava, kaya kide-kode hscker kelas kakap. Jadi mudah-mudahan temen gua ini baca aryikel ini, biar bisa cepet sadar, dan diberi hidatah, hehe.

    Sebenernya kalo dipikir-pikir gua juga sering Typo sih. Meskipun gk serapah temen gua, tapi sekali typo, wah efeknya parah bangey. Kalo kalian kenal gua banget, pasti tahu kalo gue pulang-pergi sekolah diantar Bokap, yap soalnya sepeda di rumah cuman satu, dan dipakai Bokap kerja. Jadi ceritanya waktu gua SMP dan waktu itu gua sakit di sekolah, gua udah gak kuat lagi, dan pengen keluar. Ehem bukan keluar anu ya... Keluar sekolah untuk pilang dan isturahat maksudnya. Sudah gak tahan lagi dengan dengan beban yang membuat kelapa gua pesing nih, akhirnua gue putusin sms Bokap gua. Begini SMS-nya.
    Gua : Yah bs jem*ut aku sekarang, aku pusing di sekolah.
    Bokap : Hah! Ya tunggu le!!!!!!!!
    Yak kata-kata yang gua sensor itu, yah begitu lah. Kalian pasti paham. Akhirnya gua dijemput dan istirahat dirumah. Tetapi setelah beberapa hari setelah gua sembuh, Bokap ngomong ke gua, "Hati-hati kalo bergaul sama temen loe. Jangan sampe terpengaruh hal buruk!". Pertama gua sih biasa aja, tetapi setelah sadar kalo gua Typo pas minta jemput Bokap, suasana di rumah langsung canggung deh.

    Oke supaya kalian gak ngalami kehadian kayak gua. Simak tips-tips yang sudah mengurangi kebiassan typo gua. Mudah-mudahan bergungsi buat kalian senua.

    1. Aktifkan auto correct (Text Correction) pada gadgwt amu
    Yak ini mungkin cara yang benar-baner akurat untuk mengatasi typo kaloaan. Jadi keyboarda akan otomatis membenarkan ejaan tiap kalimat yang kalian ketik. Meskipun tidak 100% akurat bisa kalian coba deh. Pastikan settingan language (bahada) pada keyboard kalian sesuai dengan bahasa kalian. Karena gua memakai Bahasa Indonesia maka gua setting ke Bahasa Indonesia juga. Untuk kalian yang tidak memiliki keyboard dengan sistem auto correct, kalian bisa download "Google Keyboard" di Google Play Store, App Store, dll.

    2. Coba mengetik dengan memiingkan gadgetmu ( Landscape )
    Dengan mengeetik dalam mode landscape kamu akan memiliki ruang yang lebih, serta tombol-tombol akan lebih mudah ditekan dengan akurat. Cara ini mungkin sangat berguna bagi kalian yang latar gadgetna cuman berukuran 3.5 - 4,0 inch, karena mungil dan tombolnya pasti lebbih kecul dari pada yang memiloki layar dengan ukuran 4.5 inch keatas.

    3. Cova update kamus bahasa keyboardmu
    Percuma keyboard kalioan auto correct tetaoi kamus bahasa keyboard kalian belum mengikuti perkembangan bahasa gaul atau sehari-hari yang bias diucapkan. Maka tetap aja keyboard malah akan mem=lakukan auto correct dan mengganti kata ke kata yang tidak dikehendaki. Jadi halo ini sangat oenting agar auto-correct keyboard kalian berfungsi dengan baik.

    4. Lebih fokus saat mengerik
    Mengetuk di layar gadget memang membuuuhkan fookus yang lebih, dibanding mengetik di handphone yang memiliki tombol biasa. Apalagi pas terfesa-gesa akan sesuatu. Pasti deh kalian akan typo sana-sini, kaya cerita gua pas pusing tadi, hehehe. Jadi usahakan fokus dan jangan tergesa-gesa saat mengetik di layer gadget kalian, apalagi pas ngetik sama orang yang penting, Bokap, Nyokap, dan mungkin pacar kalian, ehem, Jangan sampe kaya begini.
    Chattingan 
    Laki : Yank jadi nonton ghak?
    Pacar : Jadi dungz, ini aq ghie beli tiket.
    Laki : Oke yank, aqw titip t*ket satu lagi ya!, Adek pingin ikut.
    Pacar : Dasar mesum! Sana beli sendiri!!! Q gk jadi nonton bareng kamu!!!
    Wah barabe kan urusannya..... Hehehe....

    Jadi intinya semua ini berawal dari kebiasaan kalian. Jangan biasaain deh ngetylo terus, bikin rugi kalian, dan orang lain. Karena dapat memunculkan salah paham yang bisa berakibat fatal spretuh kejadian yang gua alamu, wkwkkwkwk,

    Gimana bro n sis? Mudah-mudahan bermanfata yah. Kalo mau konsultasi tentang typo, komen aja langsung yak! Gw kasih solusi terbaik sebisa gua dah. Terima kasih untuk kalian semua yang terus support gua untuk terus berkarya.Sampai Jumpa di arliket setaljutnya.
  • Filosofi Logo NADAPRODJEK

    Hallo sobat! Selamat datang di blog baru Gue! Hehehe dikit-dikit niuruin orang ibukota gapapa ya. Setelah lama ngeblog dan nulis di blog lama Gue, eh kok Gue sih, gk enak ngomongnya. Lidahku lidah orang jawa soalnya, hehe. Jadi intinya aku mencapai titik jenuh dengan isi tulisan blog lama yang itu-itu aja, rasanya passionku untuk berkarya terkekang oleh topik blog lamaku. Akhirnya aku putusin untuk selingkuh dan mencari pengganti baru, hehehe. Meskipun kadang masih nyentuh yang lama, hee... Abis viewer di blog lama udah tembus ratusan sih, hehe sombong dikit gapapa ya.

    Di blog baru ini Aku tidak mengganti nama dari blogku, tetap kugunakan nama "NADAPRODJEK". Kenapa? Karena memang tujuan kubuat blog ini untuk menuangkan semua portfolio prodjek-prodjeku. Di sini aku tuangin semua passionku dan tidak terpaku pada angka viewer lagi. Jadi terserah kalian sih, suka atau tidak sama tulisan-tulisan ini. Kalo suka ya syukur-syukur deh. Kalo gk suka ya... disukain aja lah, hehe..

    Logo yang kugunakan di blog ini juga sama dengan blog lama. Alasannya? Ya... Karena sesuai aja sih sama passion murniku. Intinya filosofi di balik logo "NADAPRODJEK" ini yang menjadi dasarku untuk berkarya. Penasaran dengan filosofi logo diatas? Yuk mulai aja pembahasannya.
    Pertama-tama mulai dari mana ya..? Em... dari Huruf N aja yuk.Huruf "N" dalam logo tersebut bukan hanya huruf biasa saja, melainkan ada makna tersembunyi yang sangat dalam, sedalam lubang hidungku, hehe...

    Huruf N yang lancip itu melambangkan pemikiran yang "tajam" dan "panjang".
    Jadi dari simbol tersebut selain merupakan huruf awal dari namaku, merupakan harapanku agar bisa terus berpikir panjang, dan tajam dalam mencari solusi agar bisa menembus kotak.
    Kotak pada huruf "N" melambangkan "keterbatasan" dan "hambatan".
     Ini merupakan harapanku agar bisa menembus batasku saat ini, walaupun hambatan, dan rintangan terus menghadang, huruf "N" tersebut akan terus mencabik kotak itu hingga berhasil keluar dan bebas. Kita doakan saja ya... Mudah-mudahan si huruf "N" ini bisa terus semangat, bekerja keras, pantang menyerah, hingga bebas dan meraih impiannya, amiiiin.

    Kalau kalian perhatikan warna dari huruf "N" putih dan backgroundnya hitam. Disini Aku bukan bermaksud rasis loh, hehehe, Ada maksud tersemat sedat di balik bilik yang tampak, eits puitis banget bang. Oke sebenernya,
    Warna putih pada huruf "N" itu melambangkan cahaya dalam kegelapan background hitam. 
    Maksudnya begini, semisal kalian tersesat di hutan yang amat lebat dan tak terlihat apapun, kalian akan mencari cahaya bukan? Dan akan mengikuti arah cahaya. Jadi cahaya disini adalah pemberi harapan, di mana ada alasan mengapa si "N" harus berjuang dan mendobrak keterbatasannya. Yang mana alasan si "N" untuk terus berjuang adalah karena kedua orang tuanya yaitu "Pak N" dan "Ibu N", yang sudah berjuang susah payah untuk kehidupan "N". Jadi ini adalah bakti "N" kepada kedua orang tuanya, untuk membalas jasa-jasanya yang tak terhingga. Yah... Mudah-mudahan si "N" dimudahkan ya... Moga-moga nanti sukses bisa bahagiain ortunya, ibadah bareng ke Tanah Suci, dan bisa ngasi cucu, hehe...

    Oke lanjut. Selanjutnya adalah warna hitam-putih belang di bagian atas. Apa sih maksudnya?
    Warna-warna tersebut hampir sama dengan sebelumnya sih. Yaitu
    Warna Putih melambangkan keberhasilan, kebahagiaan,kebanggaan, apapun yang baik deh pokoknya. Dan warna hitam adalah kegagalan, kesengsaraan, kesusahan, dan hal apapun yang buruk.
    Kamsutnya itu begini guys. "Hidup ini kadang Hitam kadang Putih" iya gak? Bukan ganti warna kulit loh ya... Jadi kita hidup kadang bahagia, kadang susah. Kadang berhasil, kadang gagal. Intinya saat kita berhasil kita harus ingat bahwa mungkin kita akan tumbang, dan apabila kita gagal kita tidak boleh menyerah untuk berjuang dan terus percaya bahwa pasti akan ada masa dimana kita jaya. Eits, kok sok inspirasional ya... Intinya si "N" tidak boleh sombong, dan berhenti berusaha dalam kondisi apapun.

    Yang terakhir yaitu kotak prodjek.
    Kotak prodjek adalah simbolisme prodjek-prodjek si "N" yang akan dilakukan dalam mencapai cita-citanya.
    Jadi dalam perjalanan mengarungi samudra, dan gurun sahara untuk mencapai cita-cita, si "N" akan melakukan banyak "hal". Hal ini lah yang akan membawa "N" untuk mendapatkan pengalaman baru, dan belajar dari tiap" kegagalannya. Disini aku juga memakai kata ejaaan lama "PRODJEK" daripada meggunakan "PROJEK/PROYEK", karena menurutku ini mengingatkanku pada masa-masa Indonesia terdahulu yang masih terjajah dan belum bebas. Hal ini membuat si "N" harusnya bersyukur dan berterima kasih kepada jasa-jasa para pahlawan Indonesia yang rela bertaruh nyawa demi kemerdekaan Bangsa Indonesia. Seperti kata pepatah "Bangsa yang Besar Adalah Bangsa yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya". Etes.... Kalo gini sok nasionalis, hehe...

    Mungkin ini saja penjelasan logo diatas. Capek yang nulis nih. Mudah-mudahan ini semua bisa menjawab maksud dari logo tersebut. Kalo masih ada yang bingung bisa tanya si "N" sendiri ya, ato saya bantu jawab pertanyaan kalian di komentar di bawah deh...

    GET YOUR DESIGN NOW

    Dapatkan desain berkualitas dari saya dengan harga miring. Pemesan terbatas, karena kepadatan waktu belajar saya.

    Powered by Blogger.
    ADDRESS

    68137, Jl. Diponegoro VII/73 Jember, Jawa Timur, Indonesia

    EMAIL

    hasni.nada.75@gmail.com

    My Other Web

    www.nadaprodjek.tk

    MOBILE (WA)

    +6289520029159